Selamat Jalan Kawan

Innalillahi wa’ innailaihi roji’un
Dia tlah pergi
teman, saudara, sahabat
Fajar Raditya Maulana – TCI.1633, 24 tahun
Selasa, 18 Desember 2007
Pukul 06:30 wib

Selamat Jalan Kawan.. Saya ingat pertama kali Alamarhum datang ke Kopdar Jakarta Selatan, sewaktu itu saya menjabat Koordinator Wilayah Jakarta Selatan. Anaknya ramah dan murah senyum, sesekali suka menjahili saya klo membicarakan ttg wanita ;) . Seiring perjalanan waktu terjalin komunikasi yg baik antara almarhum dan kawan2 di Kopdar Bulungan.

Persahabatan saya semakin erat setalah kita mempunyai hobby yg sama yaitu nonton film animasi Naruto, sesekali obrolan kita jadi lebih ke film tsb sampai2 almarhum membantu saya untuk melengkapi koleksi film tsb.

Almarhum sesekali mengabari saya tidak bisa kopdar krn kesibukan pekerjaannya dan selalu menanyakan kabar kawan2 di bulungan. Alamarhum juga sering sekali solo touring jakarta-bandung. Katanya, “mo dibawai oleh2 apa bro? tales bogor atau peyeum bandung?”, hehehe.. candaan almarhum utk saya :)

Terakhir bertemu dengan almarhum saat pelantikan di Jogja dan tidak lupa ejekan dan candaan selalu ada untuk saya selesai pelantikan, terakhir membuat janji dgn kwn2 kopdar bulungan untuk jalan2 ke puncak, sambil kasih NRA buat kawan2 yg kemarin pelantikan di jogja dan mempererat tali silaturahmi sambil ngobrol2 di puncak tapi ternyata krn Bro radit ada kerjaan jadi tidak bisa datang dan salah satu teman pelantikannya juga anaknya sedang kena tifus jadinya pertemuan itu tertunda..

Terakhir menghubungi almarhum saat mempersiapkan acara “Empat Mata” di Trans 7, sesudah itu mendapat kabar bahwa beliau masuk rumah sakit saya belum sempat menengoki almarhum saat itu jadi saya hanya menghubungi adik dan ayahnya, utk mendoakan kesembuhan beliau rencana mau menjenguk selalu tertunda karena kesibukan saya dgn pekerjaan.

Saat mendengar kabar pagi ini bahwa almarhum sudah di panggil kepangkuan Ilahi, sedih..malu..dan merasa punya hutang krn belum bisa memberikan NRA ke almarhum sesampai di rumah duka, disitulah saya tertunduk malu melihat wajah almarhum. Menetes air mata ini saat membacakan surat yaasin dan doa untuk kepergian kawan rasanya malu dan marah pada diri saya sendiri :( (

Hanya doa dan surat yassiin yg bisa saya berikan ke almarhum

Allah selalu punya rahasia dan setiap manusia menyadarinya. Tapi ada rasa sedih, ketika Allah menjawab apa yang dirahasiakan. Umur manusia!!! Saat inipun ada sedih ketika mendengar kabar ini, kau begitu cepat pergi diusia muda, meninggalkan orang-orang yang mencintainya. Tapi aku yakin Allah tau yang terbaik dan itulah yang terbaik untuk kau kawan. Selamat Jalan kawan.. doa kami selalu menyertaimu..

Salam Duka,
teman, saudara dan sahabatmu
“Om Ganteng” (panggilan almarhum ke gw)
Ichsan “iCaNg” Djumadrin – TCI.0983
Members of TC125 Indonesia

This entry was posted in TC125. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>